Penting!!
Jaga Kesehatan Dari Virus Corona Stay at Home #DiRUmahAja

Apa Boleh Mencicipi Makanan Ketika Puasa? Ini Penjelasannya

Shobatasmo.com - Mencicipi makanan ketika puasa kebanyakan orang belum memahaminya. Tidak jarang juga yang mengatakan bahwa sekedar mencicipi makanan saat puasa adalah haram atau tidak boleh, dan ada juga yang menilai bahwa itu bisa saja dan diperbolehkan. Dan jadi mana yang benar> yuk simak penjelasannya berikut ini.

hukum mencicipi makanan ketika puasa

Boleh Saja Mencicipi Makanan Asal Tidak Sampai Melewati Kerongkongan

Di indonesia kita tahu bahwa ketika bulan puasa pasti banyak yang berjualan takjil atau makanan lainnya. Tentu saja jika berjualanan makan kalau tidak mencicipi sedikit makanan yang akan kita jual pasti akan terasa hambar dan tidak enak.

Untuk masalah mencicipi makanan boleh saja asal makanan tersebut hanya sampai di lidah dan tidak melewati kerongkongan. Dan berikut penjelasannnya.

لَا بَأسَ أَن يَذُوق الخَلَّ أو الشَيءَ مَا لَـم يَدخُل حَلقَه وهو صائم. رواه البخاري معلق

“Tidak mengapa mencicipi cuka atau makanan lainnya selama tidak masuk ke kerongkongan.” (H.R. Bukhari)

Pada saat mencicipi makanan saya sarnakn serahkan kepada yang ahlinya atau bisa mengetahui rasa dari makanan. Sehingga pada saat mencicipi makanan kita tidak akan berulang kali. jadi kita harus pandai mengolah rasa makanan yang akan kita buat ya.

Pada Mencicipi Makanan Lalu Tertelan Apa yang Harus Dilakukan?

Apa yang terjadi ketika kita tidak sengaja mencicipi makanan lalu menelan makanan pada saat berpuasa. Ketika puasa kita sengaja melakukan hal tersebut maka kita tidak wajib untuk mengganti puasa tersebut di kemudian hari. Kita bisa melanjutkan puasa sampai magrib untuk berbuka puasa

Sesuai hadis berikut ini simak

من نسي وهو صائم ، فأكل أو شرب فليتم صومه ، فإنما أطعمه الله وسقاه “. متفق عليه

Siapa saja yang lupa ketika puasa kemudian makan atau minum maka hendaknya dia sempurnakan puasanya, karena Allah telah memberinya makan atau minum.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Mencicipi Makanan Hukumnya Makruh

Mengutik penjelasan dari Ustad Abdul Somad, ia mengatakan bahwa lebih baik kita membuat makanan pada saat berbuka puasa. Jadi ketika kita pada saat mencicipinya kurang bumbunya maka kita tinggal menambahkannya saja. Daripada kita sedang berpuasa harus mencicipi makanan.

Intinya lebih baik kita membuat adonan pada saat sudah berbuka puasa saja dan jangan dilakukan pada saat sedang berpuasa alias belum buka puasa. Itu saja Sudah jelas bukan bagaimana hukum mencicipi makanan saat puasa? Semoga artikel ini bermanfaat ya

Subscribe Our Newsletter

Related Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel