Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Persiapan Membuka Usaha Food Truck yang Laris Manis

Apa saja yang sudah kamu persiapkan untuk membuka food truck? Apakah kamu sudah menggunakan Majoo apps untuk kasir? Atau kamu sudah mempersiapkan desain mobil yang menarik perhatian?

Hal tersebut juga penting, tapi ada beberapa hal lainnya yang juga perlu dipersiapkan. Usaha kuliner yang satu ini sudah ada sejak lama, hanya saja di Indonesia baru booming setelah beragam makanan kekinian mulai muncul.

Tentu saja kesempatan usaha ini masih terus berkembang, karena banyak keuntungannya. Jika kamu ingin memulai usaha food truck, ada beberapa persiapan yang perlu dipenuhi.


7 Tips Mempersiapkan Bisnis Food Truck

Keuntungan dari food truck adalah jenis usaha yang sangat fleksibel karena bisa berpindah tempat. Selain itu jenis makanan dan minuman yang dijual berkonsep take away, jadi kamu tak perlu merekrut terlalu banyak karyawan.

Usaha ini bahkan sering dilakukan secara mandiri oleh pemilik food truck langsung. Misalnya saja food truck khusus kopi dan camilan atau jenis makanan khas Meksiko. Kamu bisa memindahkan mobil ke manapun, apalagi jika terdapat event.

Beberapa konsep food truck yang sudah ada bahkan diciptakan khusus untuk berjualan ketika ada event saja. Hal ini yang membuatnya ditunggu-tunggu oleh banyak konsumen. Lalu persiapan apa saja yang harus kamu lakukan?

1. Persiapkan Jenis Makanan dan Minuman

Yang paling utama untuk dipersiapkan adalah menu makanan dan minumannya. Apakah kamu ingin membuka bisnis makanan kekinian, makanan khas negara lain atau justru makanan tradisional.

Menu ini harus dibuat lebih inovatif sehingga menarik perhatian. Tak lupa juga menu makanan harus terasa enak karena itulah yang jadi selling point. Kamu bisa melakukan uji coba pembuatan sampai penyajian.

2. Bagaimana Spesifikasi Food Truck

Kamu mungkin sudah mendesain agar food truck tampak menarik, tapi sudahkah kamu merancang bagaimana spesifikasinya. Mobil yang digunakan bukan hanya berdesain menarik tetapi juga fungsional.

Ukuran dapur tentu tidak besar tapi harus dibuat agar ketika memasak jadi lebih fleksibel. Peletakan kompor dan peralatan masak juga harus strategis. Bahkan tempat untuk pengambilan makanan dan penyajiannya.

3. Pilih Lokasi yang Strategis

Sama halnya seperti membuka usaha pada umumnya, kamu harus menentukan dimana akan berjualan. Pastikan tempat tersebut strategis dalam artian bukan hanya ramai tetapi juga menu makanan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Misalnya saja kamu menyediakan menu makanan sarapan, maka memilih area perumahan atau perkantoran bisa dikatakan strategis. Berbeda jika kamu ingin menyajikan makanan untuk malam hari, maka tempat-tempat ramai orang berbelanja bisa jadi pilihannya.

4. Bagaimana Perizinan Tempat Tersebut?

Setelah menentukan lokasi mana saja yang strategis untuk dijadikan lahan usaha kamu perlu mengecek bagaimana perizinannya. Jangan sampai setelah kamu bersiap untuk berjualan ternyata kawasan tersebut dilarang untuk berjualan.

Pertimbangkan apakah lokasi tersebut sudah digunakan oleh pedagang lain atau belum. Semua izin harus didapatkan supaya kamu tidak terganggu dengannya nanti di masa depan ketika usaha mulai berkembang.

5. Tak Lupa Pilih Supplier yang Pas

Pemilihan supplier juga termasuk hal yang harus dipertimbangka. Karena membeli di supplier akan menekan budget modal jadi lebih besar lagi. Apalagi bahan baku makanan adalah modal berjalan yang harus dipikirkan dengan benar.

Kualitas dari bahan baku juga tak luput dari perhatian. Sebaiknya lakukan survey tentang supplier baik dari segi kualitas produk, harga dan jauh dekatnya lokasi.

6. Promosikan secara Online

Walaupun kamu membuka usaha nomaden, tapi bukan berarti tak bisa mempromosikan melalui media sosial. Memanfaatkan media online untuk memberikan informasi mengenai bisnis. Apalagi jika kamu hendak mengikuti event-event tertentu.

7. Ikuti Komunitas Penjual

Ada banyak komunitas penjual dan khusus food truck di setiap daerah. Dengan begitu kamu akan tahu acara apa saja yang akan diselenggarakan. Informasi mengenai spot baru yang sedang booming di masyarakat tentu tak boleh dilewatkan.

Bergabung dengan komunitas juga bisa menambah teman dan kamu bisa belajar dari pengusaha food truck yang sudah veteran.

Jadi apakah kamu sudah siap untuk membuka usaha food truck? Jangan sampai ada persiapan yang terlewatkan karena akan mempengaruhi kelancaran kamu untuk berbisnis.